PERSEPSI SANTRI KELAS 1 MDTA YPIM MINAS TERHADAP KEGIATAN BELAJAR ONLINE DI MASA PANDEMI

Penulis

  • Nazhifah Universitas Muhammadiyah Riau
  • Sekar Sur Azizah Universitas Muhammadiyah Riau
  • Suci Rohimah Universitas Muhammadiyah Riau
  • Ridzhand Rudli Hasian Hutabarat Universitas Muhammadiyah Riau
  • Rahman Siddiq Universitas Muhammadiyah Riau

DOI:

https://doi.org/10.37304/paris.v1i2.2385

Kata Kunci:

Santri ; MDTA ; Belajar ; Online ; Pandemi,

Abstrak

Kondisi pandemi covid -19 berujung pada berubahnya berbagai aspek kehidupan terutama pendidikan. Pendidikan yang harus dijalankan melalui daring (online) baik ditingkat apapun mulai dari tingkat taman kanak – kanak hingga perguruan tinggi, termasuk tingkat Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang terfokus mengajarkan pendidikan Al-Qur’an dan pelajaran – pelajaran yang bernuansa islami. Pendidikan yang digalakkan oleh Kementrian Agama sebagai pelengkap kegiatan pendidikan di tingkat SD/MI/sederajat dimana para santri tidak sepenuhnya mendapatkan pengetahuan agama di sekolah dasar masing – masing juga mempunyai peran yang sangat kuat dalam mempersiapkan generasi yang memiliki jiwa religiulitas, intelektulaitas, dan humanitas. Hampir setahun pandemi melanda menghambat jalannya pendidikan hingga program belajar online dirumah menjadi jalan yang digalakkan. Namun, kondisi belajar online yang harus ditempuh hingga saat ini menghadirkan berbagai persepsi juga pandangan dari para santri karena biasanya pembelajaran seperti ini harus totalitas dilakukan secara tatap muka langsung. Penelitian ini menggunakan teori Kognitivisme yang dikemukan oleh Jean Piaget, seorang pskolog Swiss. Metode Penelitian ini yaitu metode kualitatif persepsi yang teknik pengumpulan data menggunakan wawancara online terhadap narasumber berjumlah 5 orang, dimana narasumber merupakan santri dari kelas 1 MDTA YPIM Minas terhadap belajar online yang telah dilalui. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa santri kelas 1 MDTA YPIM ada yang menyutujui program belajar online karena kondisi pandemi covid -19 dan harus menjaga kondisi tubuh, ada yang berpandangan biasa saja tanpa ada pengaruh, dan dari 5 narasumber terdapat 3 orang kurang menyukai belajar online dengan berbagai alasan dan salah satunya kurang produktif dan efektifnya proses belajar.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Covid-19 I Definition of Covid-19 by Merriam-Webster (internet).(cited 2020 July 18) Available from: https://kbbi.www.merriam-webster.com/dictionary/COVID-19

Dabbagh, N& Bannan-Ritland, B. (2005). Online Learning: Concepts, Strategis. And Application. New Jersey: Pearson Education, Inc.

Moch. Jahid, “Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah Takmiliyah” Jurnal MUADDIB, Vol. 06, No.01 (2016)

Muhibbin, Syah. 2005. Psikologi Pendidikan, Suatu Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Roskdarkarya

Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Wahyuda, Syaiputra Meisa Diningrat “Desain Model Pembelajaran Online Sebagai Upaya Memfasilitasi Belajar di Tempat Kerja” Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, Vol. 20, No.1 (2019)

www.Badanbahasa.kemdikbud.go.id ( Tentang padanan istilah online dan offline)

Yasmadi, Modernisasi Pesantren: Kritik Nurcholish Madjid Terhadap Pendidikan Islam

Tradisional ( Jakarta: Ciputat Press, 2005), 61

Unduhan

Diterbitkan

2021-03-20

Cara Mengutip

Nazhifah, Azizah, S. S., Suci Rohimah, Ridzhand Rudli Hasian Hutabarat, & Rahman Siddiq. (2021). PERSEPSI SANTRI KELAS 1 MDTA YPIM MINAS TERHADAP KEGIATAN BELAJAR ONLINE DI MASA PANDEMI . Jurnal Paris Langkis, 1(2), 73–84. https://doi.org/10.37304/paris.v1i2.2385

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama