Konseling Individual dengan Reinforcement Positif Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Broken home: Studi Kasus

Penulis

  • Nadila Febriani Universitas Riau
  • Erika Putri Universitas Riau
  • Fitri Handayani Universitas Riau
  • Donal Donal Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.37304/pandohop.v6i1.23464

Kata Kunci:

Motivasi belajar, broken home, konseling individual, reinforcement positif, studi kasus

Abstrak

Rendahnya motivasi belajar pada siswa yang berasal dari keluarga broken home menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perubahan motivasi belajar siswa setelah diberikan layanan konseling individual dengan teknik positive reinforcement. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, karena fokus penelitian diarahkan pada satu siswa kelas VIII yang menunjukkan gejala rendahnya motivasi belajar. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh kondisi keluarga yang tidak harmonis, tekanan ekonomi, tuntutan tanggung jawab di usia dini, serta pelabelan negatif dari lingkungan sekolah. Intervensi dilakukan melalui lima sesi konseling individual dengan penerapan positive reinforcement yang meliputi penguatan verbal, pemberian poin, dan reward yang bermakna. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan perilaku belajar siswa, yang ditandai dengan meningkatnya fokus belajar, tanggung jawab terhadap tugas sekolah, sikap sopan, keaktifan dalam pembelajaran, serta kehadiran di sekolah yang lebih teratur. Temuan ini menegaskan bahwa positive reinforcement merupakan strategi yang efektif bagi guru bimbingan dan konseling dalam membantu siswa broken home yang mengalami penurunan motivasi belajar.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
##doi.editor.displayName##: 10.37304/pandohop.v6i1.23464 DOI URL: https://doi.org/10.37304/pandohop.v6i1.23464
Lihat: 73 | ##article.downloads##: 36

Referensi

Anggraeni, R. N., Fakhripyah, F., & Ahsin, M. N. (2021). Peran orang tua sebagai fasilitator anak dalam proses pembelajaran online di rumah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 105-117. https://doi.org/10.30659/pendas.8.2.105-117

Attaya, F. N. (2024). Pengaruh Pemberian Labelling Negatif Terhadap Perilaku Menyimpang Siswa Di SMPN 1 Sekampung Udik Lampung Timur (Skripsi). IAIN Metro.

Aulia, A. F., & Jamilah, J. (2024). Improving Students’ Motivation in English Learning through Positive Reinforcement. International Journal of Contemporary Studies in Education, 3(1), 50–60. https://doi.org/10.56855/ijcse.v3i1.945

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Kesejahteraan Rakyat 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Bangabua, D., Pandang, A., & Saman, A. (2024). Dampak keluarga Broken home terhadap motivasi belajar siswa dan penanganannya. Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 21(1), 78–89. https://doi.org/10.34005/guidance.v21i01.3816

Darniyanti, Y., & Saputra, A. (2021). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa Sdn 04 Sitiung. Consilium: Education And Counseling Journal, 1(2), 193-205. https://doi.org/10.36841/consilium.v1i2.1179

Durrotunnisa, H. R. (2022). Konseling Kelompok Teknik Reinforcement Positif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Broken home. Jurnal Basicedu, 6(1),315-323. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.1823

Esmiati, Amy Novalia & Nirmala, Amelia Putri. (2023). Pengaruh Konseling Behavioral dengan Pemberian Reinforcement terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VII SMP. Jurnal Jendela Pendidikan, 3(01), 23–30. https://doi.org/10.57008/jjp.v3i01.388

Fitria, N. I., Astriani, D., & Ningtyas, D. O. (2024). Konseling Behavioral dengan Teknik Positive Reinforcement untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anak. Psycho Aksara: Jurnal Psikologi, 2(1), 1-7.

Habsy, B. A., Hanani, A. K., Anggraini, F. A., Zulfah, S. Z., & Rahma, A. A. U. (2024). Penerapan Teknik Reinforcement Dan Punishment Di Sekolah Ramah Anak. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(7), 622-628. https://doi.org/10.59837/xqae3k16

Hamalik. (2009). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara

Isti'adah, F. N. (2020). Teori teori belajar dalam pendidikan. Tasikmalaya, Indonesia: Edupublisher.

Khadijah, M. A., & Jf, N. Z. (2021). Perkembangan sosial anak usia dini teori dan strateginya. Medan, Merdeka kreasi group.

Komalasari, G., Wahyuni, E., & Karsih. (2011). Teori dan teknik konseling. Jakarta, Indonesia: Indeks.

Kushendar, K., & Maba, A. P. (2017). Bahaya Label Negatif Terhadap Pembentukan Konsep Diri Anak Dengan Gangguan Belajar. Nidhomul Haq: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(3), 106–113. https://doi.org/10.31538/ndh.v2i3.27

Mone, H. F. (2019). Dampak perceraian orang tua terhadap perkembangan psikososial dan prestasi belajar. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 6(2), 155-163. http://dx.doi.org/10.21831/hsjpi.v6i2.20873

Puthree, A. N., Rahayu, D. W., Ibrahim, M., & Djazilan, M. S. (2021). Analisis faktor penyebab rendahnya motivasi belajar siswa sekolah dasar selama pembelajaran daring. Jurnal Basicedu, 5(5), 3101-3108. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1279

Radianengsih, Y., Anas, A., & Sukmawati, B. (2023). Layanan Konseling Individu dengan Teknik Reinforcement Positif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Anak Broken home. Pandalungan: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bimbingan, Konseling dan Multikultural, 1(1), 1-10. https://doi.org/10.31537/pandalungan.v1i1.831

Saleh, S. (2017). Analisis data kualitatif. Bandung: Penerbit Pustaka Ramadhan.

Sari, L. S. P., Oktavianti, I., & Kironoratri, L. (2023). Dampak keluarga Broken home terhadap motivasi belajar anak. Jurnal Educatio FKIP Unma, 9(2), 1153-1159. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.5010

Trisnawati, W., & Sugito. (2021). Pendidikan Anak dalam Keluarga Era Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 823-831. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.710

Unduhan

Diterbitkan

14-01-2026

Cara Mengutip

Febriani, N., Putri, E., Handayani, F., & Donal, D. (2026). Konseling Individual dengan Reinforcement Positif Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Broken home: Studi Kasus. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pandohop, 6(1), 104–113. https://doi.org/10.37304/pandohop.v6i1.23464

Artikel Serupa

1 2 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.