Peran Kaderisasi Mahasiswa Vokasi sebagai Proses Civic Formation dalam Pembentukan Karakter Kewargaan: Studi Kuantitatif Deskriptif di Perguruan Tinggi Vokasi
DOI:
https://doi.org/10.37304/parislangkis.v6i2.24805Kata Kunci:
kaderisasi mahasiswa vokasi, karakter kewargaan, civic formation, nilai pancasila, pendidikan kewarganegaraan informalAbstrak
Kaderisasi merupakan kegiatan terstruktur di perguruan tinggi vokasi yang berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter dan nilai kewargaan mahasiswa, namun kajian empiris mengenai perannya sebagai proses civic formation dalam membentuk karakter kewargaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk dan mekanisme kaderisasi mahasiswa vokasi, mengidentifikasi nilai-nilai kewargaan yang dikembangkan, menganalisis perannya dalam pembentukan karakter kewargaan, serta mengkaji faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 87 mahasiswa yang telah mengikuti kaderisasi di PPNS periode 2024-2026. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis melalui pemberian skor, interpretasi nilai rata-rata, dan penarikan kesimpulan. Kebaruan penelitian ini terletak pada bukti empiris kuantitatif tentang peran kaderisasi mahasiswa vokasi dalam pembentukan karakter kewargaan, yang sebelumnya lebih banyak dikaji secara kualitatif dan pada konteks non-vokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menilai kaderisasi efektif dalam membentuk karakter kewargaan, meningkatkan pemahaman peran sebagai warga negara, serta menginternalisasikan nilai pancasila dan etika sosial. Namun demikian, keteladanan sosial, konsistensi implementasi nilai Pancasila, dan tanggung jawab berbasis kesadaran internal masih memerlukan penguatan. Temuan penelitian menyimpulkan bahwa kaderisasi mahasiswa vokasi berkontribusi signifikan dalam proses civic formation untuk membentuk karakter kewargaan mahasiswa. Penelitian ini sekaligus memberikan dasar rekomendasi bagi praktik kaderisasi yang lebih kontekstual dan efektif di perguruan tinggi vokasi. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat konsep civic formation dalam konteks pendidikan tinggi vokasi melalui praktik kaderisasi mahasiswa.
Unduhan
Referensi
Affani, L. R. Y. R., Mustari, M., Sawaludin, & Kurniawansyah, E. (2025). Penguatan civic participation mahasiswa melalui organisasi Wahana Mahasiswa Pengabdi Masyarakat Universitas Mataram. Jurnal Pendidikan Guru, 6(3), 544–561. https://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/jpg/article/view/21003
Albulescu, M. (2024). Cultivating civic engagement: The role of universities in promoting democratic values to social science students. Civil Szemle, 21(2), 19–30. https://doi.org/10.62560/csz.2024.02.02
Anggraini, S. N., Arlini, C., Akbar, G., Iryani, E., & Asfari, H. (2025). Interaksi sosial dalam membentuk karakter mahasiswa. Global Research and Innovation Journal, 1(1), 446–451. https://journaledutech.com/index.php/great
Astutik, A. A., & Pujianto, W. E. (2024). Peran organisasi mahasiswa dalam pembentukan sikap demokratis (studi kasus pada organisasi HIMAMASDA). Journal of Science and Education Research, 3(1), 18–24. https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/
Ayubi, R. Z., Risma Pratiwi, K., Michael, I. C., Yudhoyono, A. R., Munzalan, A. A., & Zuhri, S. (2024). Pentingnya pemahaman makna kewarganegaraan sebagai landasan pembentukan karakter mahasiswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 23873–23880.
Azka, M., Ziyan, N. N., Maulana, R., & Arleawati, A. (2025). Pendidikan kewarganegaraan sebagai sarana internalisasi nilai Pancasila. Jurnal Pendidikan Dan Kewarganegara Indonesia, 2(3), 125–137. https://doi.org/10.61132/jupenkei.v2i3.704
Darwin, M., Mamondol, M. R., Sormin, S. A., Nurhayati, Y., Tambunan, H., Sylvia, D., Adnyana, I. M. D. M., Prasetiyo, B., Vianitati, P., & Gebang, A. A. (2021). Metode penelitian pendekatan kuantitatif (Vol. 1). PENERBIT MEDIA SAINS INDONESIA. www.penerbit.medsan.co.id
Furnamasari, Y. F., Putri, A. A., Syamsiah, D. N., Amanatin, I., Mufidah, K. R., Afifah, L. D. A., Syahroni, R. H., Rahayu, R., & Zikri, S. A. (2024). Peran pendidikan Pancasila dalam pembentukan karakter mahasiswa: Suatu upaya membangun etika dan modal. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(2), 2194–2204. https://doi.org/http://doi.org/10.54373/imeij.v5i2
Hikmah, A., Rasyid, A., & Akhmar, A. M. (2020). Partisipasi pemuda dalam kontestasi politik di Kabupaten Maros (studi kasus: pemilihan calon anggota legislatif tahun 2019). Jurnal Agregasi : Aksi Reformasi Government Dalam Demokrasi, 8(2), 71–89. https://doi.org/10.34010/agregasi.v8i2.3374
Jatnika, W. A., Saepudin, E., & Chairil, N. S. (2019). Kampus sebagai miniatur keindonesiaan. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2, 8–5.
Komalasari, K., & Saripudin, D. (2017). Value-based interactive multimedia development through integrated practice for the formation of students’ character. In TOJET: The Turkish Online Journal of Educational Technology (Vol. 16, Number 4).
Lindner, J. R., & Lindner, N. (2024). Interpreting Likert type, summated, unidimensional, and attitudinal scales: I neither agree nor disagree, Likert or not. Advancements in Agricultural Development, 5(2), 152–163. https://doi.org/10.37433/aad.v5i2.351
Mazid, S., Komalasari, K., Abdulkarim, A., Rahmat, R., Abqa, M. A. R., & Wulansari, A. (2024). Integration of Pancasila student profile with civic disposition: Building character for democratic citizenship. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 9(4), 522–537. https://doi.org/10.26618/jed.v9i4.16175
Melihayatri, N., Sihombing, K. T., Amelia, S., Sihombing, M. D., Hidayat, M. F., & Nasution, R. (2025). Relevansi pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk mahasiswa berkarakter dan bertanggung jawab sosial. Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(1), 1–11. https://doi.org/doi.org/10.3783/causa.v2i9.2461
Mulyono, B. (2017). Reorientasi civic disposition dalam kurikulum pendidikan kewarganegaraan sebagai upaya membentuk warga negara yang ideal. In Jurnal Civics (Vol. 14).
Nurtanto, A., & Munandar, A. (2021). Pola kaderisasi organisasi ekstra kampus: Studi kasus Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FISIP UIN Syarif Hidayatullah. Unnes Political Science Journal, 5(2), 42–47. https://doi.org/10.15294/upsj.v5i2.50418
Prasetyo, D., Danurahman, J., & Hermawan, H. (2023). Implementasi pendidikan kewarganegaraan dalam mewujudkan warga negara baik dan cerdas. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS Dan PKN, 8(1), 15–23. https://doi.org/10.15294/harmony.v8i1.52768
Pratama, H. F., Kinanti, K. P., & Susandi, S. (2024). Strategi meminta oleh mahasiswa multikultural di IKIP Budi Utomo. Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya), 6(1), 101–118. https://doi.org/10.26555/jg.v6i1.8598
Rahma, A., Az Zahra, L., Irham, N., & Supriyono. (2025). Pengaruh kegiatan kaderisasi terhadap tingkat kedisiplinan mahasiswa baru pendidikan bahasa Arab di Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 15061–15065.
Rahmadani, S., Pashadena, A., Fathan, M., Ruhfania, F., & Yolanda, Y. (2024). Peran kaderisasi dalam pembentukan karakter Gen Z berdasarkan nilai Pancasila. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 44344–44350. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/21043
Rahmanisa, L., Adha, M. A., & Putri, S. D. (2023). Pengaruh civic engagement terhadap pelaksanaan kuliah kerja nyata mahasiswa. De CIve: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 3, 191–198.
Ramadhani, A. Z., Rahmawati, F., Rezal, M., Dongoran, R. F., Putri, S. S., & Hasibuan, H. A. (2025). Internalisasi civic disposition melalui metode SPICE learning untuk mengatasi dekadensi moral bangsa. Pancasila and Civics Education Journal, 4(1), 35–41. https://doi.org/10.30596/jcositte.v1i1.xxxx
Saputri, R. K., Abdulkarim, A., & Anggraeni, L. (2025). Peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter siswa sebagai warga negara muda. CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan, 10(1), 637–642.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Suwandi, R. D., Karta Sasmita, S., & Endang Prastini. (2025). Pembentukan karakter kepemimpinan pada organisasi mahasiswa (studi deskriptif pada PMII Komisariat Unpam). Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan (JUPANK), 5(1), 703–712. https://doi.org/10.36085/jupank.v5i1.8106
Toni Nasution. (2023). The role of citizenship education in raising awareness of complying with campus rules and regulations at UIN North Sumatra Medan. JURNAL PENDIDIKAN IPS, 13(2), 213–218. https://doi.org/10.37630/jpi.v13i2.1216
Treviño, E., & Miranda, C. (2023). Education and citizenship in times of crisis: A field in search of new horizons. Pensamiento Educativo, 60(2). https://doi.org/10.7764/PEL.60.2.2023.1
Umam, M. M. (2025). Kaderisasi berbasis core thinking (contextual resonance thinking): Model reflektif dalam pembentukan kader humanis dan adaptif. Jurnal Indonesia Mengabdi, (3), 1–10. https://doi.org/10.55080/jim.v413.1655
Widiatmaka, P., Purwoko, A. A., Anggara, O., Lubis, P. H., & Id, P. A. (2022). Peran pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan multikultural dalam menanggulangi radikalisme. In Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan (Vol. 5, Number 2).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Isrouz Zakiyah, Novia Anggraini

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis tetap memegang hak cipta penuh atas karya ilmiahnya. Artikel dilisensikan menggunakan: Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Lisensi ini mengizinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan membuat karya turunan dengan syarat wajib mencantumkan nama penulis dan sumber publikasi awal.








