PENERAPAN TEKNIK EKSPERIENTIAL LEARNING MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI DIRI PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 4 SEKADAU HILIR TAHUN AJARAN 2020/2021

Isi Artikel Utama

Eka Novitasari Dewita

Abstrak

Abstrak


Layanan bimbingan klasikal dengan teknik Experiential Learning sebagai metode yang membantu pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan dan upaya memfasilitasi peserta didik untuk mengenal dan menerima dirinya sendiri serta lingkungannya secara positif dan dinamis dan mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab, mengembangkan serta mewujudkan diri secara efektif dan produktif, sesuai dengan peranan yang diinginkan di masa depan, serta menyangkut upaya memfasilitasi peserta didik agar mampu mengembangkan potensi dirinya atau mencapai tugas-tugas perkembangannya. Penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan kelas. Penelitian tindakan bimbingan kelas pada dasarnya mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas, dengan fokus penelitian dalam bimbingan dan konseling, penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research (CAR) merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Pada penelitian ini subyek penelitiannya adalah peserta didik kelas VII. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada jam bimbingan klasikal yaitu pada saat jam bimbingan konseling. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, tidak terdapat peserta didik yang termasuk dalam kategori sesuai ataupun kurang sesuai dan sudah tidak ada lagi peserta didik yang belum bisa mengembangkan potensi diri.


Kata kunci: Eksperential Learning; Bimbingan Klasikal; Potensi Diri


 


Abstract


Classical guidance services with Experiential Learning techniques as a method that helps educators improve the quality of education and efforts to facilitate students to know and accept themselves and their environment in a positive and dynamic manner and are able to make responsible decisions, develop and manifest themselves effectively and productively, in accordance with the desired role in the future, as well as regarding efforts to facilitate students so that they are able to develop their potential or achieve their developmental tasks. This research is a classroom guidance action research. Classroom action research basically follows classroom action research procedures, with a research focus in guidance and counseling, Classroom Action Research (CAR) is an examination of learning activities in the form of an action, which is deliberately raised and occurs in a class together. In this study, the research subjects were class VII students. The research was conducted during classical guidance hours, namely during counseling guidance hours. Based on the results of the research conducted, there were no students who were in the appropriate or unsuitable category and there were no students who had not been able to develop their potential.


Keywords: Experiential Learning; Classical Guidance; Self-potential

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Novitasari Dewita, E. (2021). PENERAPAN TEKNIK EKSPERIENTIAL LEARNING MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI DIRI PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 4 SEKADAU HILIR TAHUN AJARAN 2020/2021. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pandohop, 1(1), 1-6. Diambil dari https://e-journal.upr.ac.id/index.php/pdhp/article/view/2218
Bagian
Articles

Referensi

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Tindakan Kelas. Bumi Aksara.

Barus, J. P. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Experiental Learning Terhadap Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas V SD Negeri 101800 Deli Tua Ta 2018/2019. Universitas Quality.

Christianto, A. N. E., Putri, R. R. M., & Widodo, A. W. (2017). Sistem Pakar Klasifikasi Permasalahan Berdasar AUM Menggunakan FCM-FIS Tsukamoto. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer E-ISSN, 2548, 964X.

Dede Rahmat, H., & Badrujaman, A. (2011). Penelitian Tindakan dalam Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Indeks.

Makrifah, F. L., & Nuryono, W. (2014). Pengembangan Paket Peminatan dalam Layanan Bimbingan Klasikal untuk Siswa di SMP. Jurnal BK.

Nuranisa, N., & Wiyono, B. D. (2018). Studi Implementasi Strrategi Bimbingan Klasikal Di SMP Negeri 13 Surabaya. Jurnal BK UNESA.

Rahmat sinaga, B. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Experiential Learning Dengan Media Audiovisual Terhadap Kemampuan Menulis Teks Prosedur Kompleks Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Medan Tahun Pembelajaran 2016/2017. Kode: Jurnal Bahasa. https://doi.org/10.24114/kjb.v7i1.10113

Suharsimi, A. (2013). Metodologi penelitian. In Bumi Aksara.

Tuhri, T. (2018). Peningkatan Pemahaman Tentang Motivasi Belajar Melalui Metode Role Play Pada Siswa Kelas VII E Semester 1 SMP Negeri 7 Sukoharjo Tahun 2017/2018. Jurnal Ilmiah Edunomika. https://doi.org/10.29040/jie.v2i01.184

Wahyudi, D. (2011). Pembelajaran Ips Berbasis Kecerdasan Intrapersonal Interpersonal Dan Eksistensial. Edisi Khusus, 1(1), 33–45. http://jurnal.upi.edu/file/4-Deddy_Wahyudi.pdf

Yumnah, S. (2016). Kecerdasan Anak Dalam Pengenalan Potensi Diri. Jurnal Studi Islam.