Peran Museum Siwalima dalam Melestarikan Identitas Sejarah dan Budaya Maluku

Penulis

  • Nirfat Jaman Universitas Banda Naira, Indonesia
  • Rahma Temarwut Universitas Banda Naira, Indonesia
  • Najira Amsih Universitas Banda Naira, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37304/parislangkis.v6i2.23113

Kata Kunci:

Museum Siwalima identitas sejarah; Budaya Maluku; pelestarian Budaya; pendidikan Budaya.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Museum Siwalima dalam melestarikan identitas Sejarah dan Budaya Maluku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi Pustaka. Observasi di lakukan peneliti pada Museum Siwalima terkait dengan peran Museum Siwalima. Wawancara dalam penelitian ini di lakukan peneliti kepada staf Museum Siwalima untuk memperoleh data yang lebih falid. Dokumentasi di lakukan oleh peneliti di berbagai arsip Museum untuk memperoleh data yang lebih akun tabel dan falid untuk mendukung observasi dan wawancara sebelumnya. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Siwalima memiliki peran strategis sebagai pelestarian artefak Sejarah sekaligus pusat edukasi Budaya yang merefleksikan nilai sosial, religius, dan kearifan lokal masyarakat Maluku. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa program Museum Siwalima dalam melestarilam identitas Sejarah dan Budaya: Program Museum Masuk Sekolah, pameran keliling, dan lomba vlog menjadi media efektif dalam meningkatkan literasi Sejarah generasi muda. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa Museum Siwalima berfungsi sebagai penjaga memori kolektif, penguat identitas Budaya, dan sarana pembelajaran Sejarah yang adaptif di tengah tantangan globalisasi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
##doi.editor.displayName##: 10.37304/parislangkis.v6i2.23113 DOI URL: https://doi.org/10.37304/parislangkis.v6i2.23113
Lihat: 134 | ##article.downloads##: 57

Referensi

Ahmad, A. T. (2014). Museums, history and culture in Malaysia. NUS Press.

Ambrose, T., & Paine, C. (2006). Museum basics: The international handbook. Routledge.

Anhar, A., Nurhuda, A., In, W., & Sri, D. (2025). Strengthening Social Piety Values through Academic Studies with Bibliometric Analysis of Research Publications 2015-2025. 01(2), 143–163.

Assa’di, M. M. (2024). Manajemen Kurikulum Pendidikan Holistik (Studi Komparasi Pemikiran Ikhwān al-Ṣafa dan Muhammad Naquib al-Attas). TESIS MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PASCASARJANA INSTITUT AGAMA ISLAM NAHDLATUL ULAMA (IAINU KEBUMEN).

Boylan, P. J. (2017). International Council of Museums (ICOM). Encyclopedia of Library and Information Sciences, 2429–2436.

Chamid, A., Aziz, J. A., Islam, U., Prof, N., & Zuhri, K. H. S. (2025). A Normative-Analytical Study of Riba and Its Manifestations in Market Exchange within Islamic Commercial Law. 01(2), 100–114.

Coser, L. A. (1967). The differing roles of intellectuals in contemporary France, England and America.

Coser, L. A. (1998). The functions of social conflict (Vol. 9). Routledge.

Dean, M. (1994). “ A social structure of many souls”: moral regulation, government, and self-formation. Canadian Journal of Sociology/Cahiers Canadiens de Sociologie, 145–168.

Dierking, L. D., Falk, J. H., & Storksdieck, M. (2013). Learning from neighboring fields: Conceptualizing outcomes of environmental education within the framework of free-choice learning experiences. In International handbook of research on environmental education (pp. 359–366). Routledge.

Hall, S. (2015). Cultural identity and diaspora. In P. Mongia (Ed.), *Contemporary postcolonial theory: A reader* (pp. 110–121).

Hooper-Greenhill, E. (1999). *The educational role of the museum* (2nd ed.).).

Labibah, S., Surawan, S., & Information, A. (2025). Actualization of Qur ’ anic values and Living Values in strengthening the character of MTsN 1 Sukamara students in the Society 5 . 0 era. 01(2), 115–127.

Lord, R. G., Brown, D. J., Harvey, J. L., & Hall, R. J. (2001). Contextual constraints on prototype generation and their multilevel consequences for leadership perceptions. The Leadership Quarterly, 12(3), 311–338.

Russo, A., & Peacock, D. (2009). Great expectations: Sustaining participation in social media spaces.

Suparlan, P. (2001). Kesetaraan warga dan hak budaya komuniti dalam masyarakat majemuk Indonesia. Antropologi Indonesia, 66(1), 1–12.

Unduhan

Diterbitkan

14-01-2026

Cara Mengutip

Nirfat Jaman, Rahma Temarwut, & Najira Amsih. (2026). Peran Museum Siwalima dalam Melestarikan Identitas Sejarah dan Budaya Maluku. Jurnal Paris Langkis, 6(2), 195–204. https://doi.org/10.37304/parislangkis.v6i2.23113

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

<< < 1 2 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.