Comparative Analysis of Hadith Scholarship in the Malay-Indonesian Archipelago: Historical and Methodological Perspectives on the Transformation of Contemporary Islamic Knowledge

(Analisis Komparatif Studi Hadis di Nusantara: Telaah Historis-Metodologis dalam Konteks Transformasi Keilmuan Islam Kontemporer)

Penulis

  • Devi Ganis Prameswari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Cermi City Mulyanti UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Dadah Sa’adah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37304/jied.v2i02.25225

Kata Kunci:

Hadith Studies; Hadith Epistemology; Comparative Scholarship; Riwayah-Dirayah Integration; Digital Hadith Scholarship

Abstrak

This study examines the development of hadith scholarship in Indonesia and Malaysia through a historical and methodological perspective, with particular attention to the epistemological transformation occurring within contemporary Islamic intellectual discourse. Using a qualitative historical-comparative design, the study draws on books, journal articles, scholarly documents, and other relevant academic sources related to the evolution of hadith studies in both countries. Data were analyzed through content analysis and comparative analysis to identify patterns of historical development, methodological change, and epistemological shifts. The findings reveal that hadith scholarship in Indonesia and Malaysia has evolved from a predominantly riwayah-oriented tradition toward a more integrative approach that combines riwayah and dirayah. This transformation is reflected in the expansion of research methodologies, the growing engagement with modern academic approaches, and the increasing use of digital resources in the production and dissemination of hadith knowledge. Despite differences in historical background and institutional development, both countries demonstrate similar tendencies toward a more dynamic and multidisciplinary model of hadith studies. The novelty of this study lies in its comparative epistemological analysis, which integrates historical development, methodological transformation, and contemporary scholarly trends within a single analytical framework. The study contributes to the broader discourse on hadith epistemology by highlighting the integration of classical and contemporary approaches in Islamic scholarship. These findings also provide insights for the future development of hadith studies in the digital era. Future research may expand the comparative scope to other Southeast Asian countries to explore broader patterns of transformation in contemporary Islamic knowledge.

Tujuan: Studi ini meneliti perkembangan kajian hadits di Indonesia dan Malaysia melalui perspektif historis dan metodologis, dengan perhatian khusus pada transformasi epistemologis yang terjadi dalam wacana intelektual Islam kontemporer. Metode: Menggunakan desain historis-komparatif kualitatif, studi ini mengacu pada buku, artikel jurnal, dokumen ilmiah, dan sumber akademis relevan lainnya yang berkaitan dengan evolusi studi hadits di kedua negara. Data dianalisis melalui analisis isi dan analisis komparatif untuk mengidentifikasi pola perkembangan historis, perubahan metodologis, dan pergeseran epistemologis. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa kajian hadits di Indonesia dan Malaysia telah berevolusi dari tradisi yang didominasi oleh riwayah menuju pendekatan yang lebih integratif yang menggabungkan riwayah dan dirayah. Transformasi ini tercermin dalam perluasan metodologi penelitian, meningkatnya keterlibatan dengan pendekatan akademis modern, dan meningkatnya penggunaan sumber daya digital dalam produksi dan penyebaran pengetahuan hadits. Terlepas dari perbedaan latar belakang historis dan perkembangan kelembagaan, kedua negara menunjukkan kecenderungan serupa menuju model studi hadits yang lebih dinamis dan multidisiplin. Kebaruan: Keunikan studi ini terletak pada analisis epistemologis komparatifnya, yang mengintegrasikan perkembangan historis, transformasi metodologis, dan tren keilmuan kontemporer dalam satu kerangka analitis. Studi ini berkontribusi pada wacana yang lebih luas tentang epistemologi hadits dengan menyoroti integrasi pendekatan klasik dan kontemporer dalam kajian Islam. Kontribusi: Temuan ini juga memberikan wawasan untuk pengembangan studi hadits di masa depan di era digital. Rekomendasi Penelitian: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan komparatif ke negara-negara Asia Tenggara lainnya untuk mengeksplorasi pola transformasi yang lebih luas dalam pengetahuan Islam kontemporer.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
##doi.editor.displayName##: 10.37304/jied.v2i02.25225 DOI URL: https://doi.org/10.37304/jied.v2i02.25225
Lihat: 19 | ##article.downloads##: 3

Referensi

Abdul Mustaqim. (2016). Metode Penelitian Living Quran dan Hadis. Jurnal Walisongo.

Abdullah. (2019). The Development of Hadith Studies in Malaysia. Journal of Islamic Studies Malaysia, 112–115.

Ahmad, K. A. (2018). Pengajaran dan Pembelajaran Ilmu Hadis di Institusi Pendidikan Tinggi Malaysia. Jurnal Al-Bayan, 15, 72–74.

Azami, M. M. (2002). Studies in Hadith Methodology and Literature.

Azra. (2004). The Origins of Islamic Reformism in Southeast Asia. Honolulu: University of Hawai‘i Press, 55–57.

Azra, A. (2013). Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII. Kencana.

Basri, H. (2018). Integrasi Fiqh dan Hadis dalam Pendidikan Pesantren. Jurnal Agama, 45–48.

Bowen, G. A. (2009). Document Analysis as a Qualitative Research Method. Qualitative Research Journal, 29–31.

Bruinessen, M. (1995). Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat: Tradisi Islam di Indonesia.

Creswell, J. W. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. . 74–77.

Fuadi, A. I. (2025). Reassessing Classical Kalam: A Critical Analysis of the Relevance of Islamic Theology in the Age of Globalization. Journal Of Islamic Education And Intellectual Discourse (JIED), 1(1), 44–58. https://doi.org/10.37304/jied.v1i1.23399

Halim, N. A. (2020). Pendekatan Integratif dalam Pengajaran Bahasa Arab dan Studi Hadis di Universiti Sains Islam Malaysia,. Al-Furqan Journal of Quranic Studies, 14(2), 88–90.

Huda, A. A. S., Aghnia, A., Nurhuda, A., Hamdi, H., Ahmad, W. I., Anugerah, D. S., & Sutrianti, S. (2025). Strengthening Social Piety Values through Academic Studies with Bibliometric Analysis of Research Publications 2015-2025. Journal Of Islamic Education And Intellectual Discourse (JIED), 1(2), 143–163. https://doi.org/10.37304/jied.v1i2.23488

Karim, K. N. M. (2021). Institusionalisasi Pengajian Hadis di Malaysia. Jurnal Usuluddin, 49, 45–49.

Mahfudz al-Tarmasi. (1900). Manhaj Dzawi al-Nazhar Mekkah Maktabah al-Haramayn.

Mahmud at-Tahhan. (1995). Taysir Mustalah al Hadis.

Mustafa, I., & Gazali. (2025). The Epistemology of Hadith in Muhammadiyah: From As-Sunnah As-Sahihah to As-Sunnah Al-Maqbulah. Journal of Islamic Education and Intellectual Discourse (JIED), 1(2), 236–249. https://doi.org/10.37304/jied.v1i2.23704

Norshariani Abd Rahman Fauzi, Mohd Yusuf, Z. H. (2021). Sumbangan Dato’Dr Abdul Hayei Bin Abdul Sukor dalam Bidang Hadith di Malaysia. Journal of Hadith Studies, 6(1), 45–58.

Rahman, F. (2020). Transformasi Kurikulum Studi Hadis di Perguruan Tinggi Islam Indonesia. Jurnal Usuluddin, 28(2), 198–192.

Rosmawati Hashim. (2020). Metodologi Kajian Hadis di Malaysia: Antara Tradisi dan Pembaharuan. Jurnal Usuluddin, 50, 98–100.

Suherman, A., & Rohman, M. (2021). Dinamika Kajian Hadis di Indonesia: Dari Pesantren ke Perguruan Tinggi. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Keilmuan Islam, 10, 204–206.

Suryadilaga, M. A. (2022). Studi Hadis di Asia Tenggara: Genealogi, Transformasi, dan Tantangan. Jurnal Imu Hadis Nusantara, 3(2), 145–147.

Yusoff, N. (2020). The Institutionalization of Hadith Studies in Malaysia. Kuala Lumpur. IIUM Press, 77–84.

Unduhan

Diterbitkan

10-06-2026

Cara Mengutip

Prameswari, D. G., Mulyanti, C. C., & Sa’adah, D. (2026). Comparative Analysis of Hadith Scholarship in the Malay-Indonesian Archipelago: Historical and Methodological Perspectives on the Transformation of Contemporary Islamic Knowledge: (Analisis Komparatif Studi Hadis di Nusantara: Telaah Historis-Metodologis dalam Konteks Transformasi Keilmuan Islam Kontemporer). Journal of Islamic Education and Intellectual Discourse (JIED), 2(02), 117–134. https://doi.org/10.37304/jied.v2i02.25225

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

<< < 1 2 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.