Towards an Islamic Self-Regulated Learning (I-SRL) Framework: Integrating Az-Zarnuji’s Epistemology with Contemporary Learning Theory

(Menuju Kerangka Islamic Self-Regulated Learning (I-SRL): Integrasi Epistemologi Az-Zarnuji dengan Teori Pembelajaran Kontemporer)

Penulis

  • Rahmatul Husniah Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Indonesia
  • Putri Desi Natalia Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Indonesia
  • Siti Asisah Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Indonesia
  • Ahsan Hakim Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37304/jied.v2i02.26090

Kata Kunci:

Self-Regulated Learning (SRL); Ta’lim al-Muta’allim; Islamic Self-Regulated Learning (I-SRL); self-regulation; Islamic education

Abstrak

Purpose: This study aims to analyze the integration of Self-Regulated Learning (SRL) theory with the epistemology of learning in Ta’lim al-Muta’allim by Burhan al-Islam Az-Zarnuji. Method: Employing a qualitative library research design with a comparative approach, this study examines relevant classical and contemporary literature through conceptual and thematic analysis to identify the epistemological convergence and distinction between SRL theory and Az-Zarnuji’s learning framework. Findings: The findings reveal that while conventional SRL emphasizes psychological and cognitive mechanisms, Ta’lim al-Muta’allim foregrounds a profound ethical and spiritual epistemology. They converge on the necessity of self-regulation; however, the study finds that Az-Zarnuji's framework significantly extends conventional SRL through fundamental dimensions such as niyyah (intention), adab, ethical self-discipline, and spirituality. Future Research: Therefore, this study proposes the Islamic Self-Regulated Learning (I-SRL) model as a conceptual framework that integrates SRL principles with Islamic values, including intention, adab, and the blessing of knowledge. Implications: Theoretically, this study contributes significantly to Islamic educational scholarship by formalizing the Islamic Self-Regulated Learning (I-SRL) model. This framework redefines modern autonomous learning by ensuring that cognitive-regulative strategies are deeply rooted in moral responsibility and the ultimate pursuit of barakah (the blessing of knowledge), thus providing a comprehensive pedagogical model for twenty-first-century education. Novelty: The novelty of this study lies in the theoretical development of the I-SRL model. Rather than merely conducting a comparative analysis, this study pioneers a structural synthesis where classical Islamic concepts (niyyah, adab, ethical discipline, and barakah) are operationalized to theoretically expand and elevate conventional SRL within contemporary Islamic education contexts.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teori Self-Regulated Learning (SRL) dengan epistemologi pembelajaran dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim karya Burhan al-Islam Az-Zarnuji. Metode: Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dan pendekatan komparatif, penelitian ini mengkaji literatur klasik dan kontemporer yang relevan melalui analisis konseptual dan tematik untuk mengidentifikasi titik temu serta perbedaan epistemologis antara teori SRL dan kerangka pembelajaran Az-Zarnuji. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun SRL konvensional menekankan mekanisme psikologis dan kognitif, Ta’lim al-Muta’allim menonjolkan epistemologi etis dan spiritual yang mendalam. Keduanya memiliki titik temu pada pentingnya regulasi diri; namun, studi ini menemukan bahwa kerangka pemikiran Az-Zarnuji secara signifikan memperluas SRL konvensional melalui dimensi-dimensi fundamental seperti niat (niyyah), adab, disiplin diri etis, dan spiritualitas. Kontribusi: Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keilmuan pendidikan Islam melalui perumusan model Islamic Self-Regulated Learning (I-SRL). Kerangka kerja ini mendefinisikan ulang pembelajaran mandiri modern dengan memastikan bahwa strategi regulatif-kognitif berakar kuat pada tanggung jawab moral dan pencarian keberkahan ilmu (barakah), sehingga menghasilkan model pedagogis yang komprehensif untuk pendidikan abad ke-21. Kebaruan: Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan teoretis model I-SRL. Alih-alih sekadar melakukan analisis komparatif, studi ini memelopori sintesis struktural di mana konsep-konsep Islam klasik (niat, adab, disiplin etis, dan keberkahan) dioperasionalkan untuk secara teoretis memperluas dan mengangkat SRL konvensional di dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Penelitian Selanjutnya: Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan model Islamic Self-Regulated Learning (I-SRL) sebagai kerangka konseptual yang mengintegrasikan prinsip-prinsip SRL dengan nilai-nilai Islam, seperti niat, adab, dan keberkahan ilmu.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Rahmatul Husniah, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Indonesia

Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Indonesia

Putri Desi Natalia, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Indonesia

Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Indonesia

Siti Asisah, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Indonesia

Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Indonesia

Ahsan Hakim, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Indonesia

Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Indonesia

##doi.editor.displayName##: 10.37304/jied.v2i02.26090 DOI URL: https://doi.org/10.37304/jied.v2i02.26090
Lihat: 0 | ##article.downloads##: 0

Referensi

Afifah, N., & Hartatik, S. (2023). Strategi pembelajaran Kitab Ta'lim Muta'allim dalam membentuk karakter religius santri. Jurnal Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan, 2(2), 45-58. https://dx.doi.org/10.61132/pragmatik.v2i1.155

Aprilia, R., Nurwahidah, S., & Yusuf, M. (2025). The relationship between the level of metacognitive awareness and academic performance of Biology Education students. Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Masyarakat Sejahtera, 2(3), 234-247. https://dx.doi.org/10.5539/jel.v5n4p78

Asmarani, D., & Wijayanti, A. (2025). Survei self-regulation learning pada mahasiswa: Analisis komponen goal-setting, planning, dan evaluasi. Prosiding Seminar Nasional, Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Az-Zarnuji, B. I. (n.d.). Ta'lim al-Muta'allim Tariq al-Ta'allum.

Fadhilah, N., Rahmawati, I., & Supardi, K. (2023). Penerapan isi kandungan Kitab Ta'lim Muta'allim dalam membentuk akhlak belajar santri di era digital. Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al-Matani, 2(1), 78-92.

Hasanah, U., & Nurdyansyah. (2024). Implementasi pembelajaran Kitab Ta'lim Muta'allim dalam membentuk kedisiplinan santri Kelas XII Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Tarbiyatuna Sragen. Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam. https://dx.doi.org/10.54090/mu.623

Hidayat, A., & Mulyani, S. (2025). Pendidikan pedagogik dalam Kitab Ta'lim Al-Muta'allim karya Imam Az-Zarnuji: Relevansi dengan pendidikan Islam modern. Research Hub: Jurnal Multidisipliner, 4(2), 112-128. https://dx.doi.org/10.55606/khatulistiwa.v5i2.5977

Kusuma, D. W., & Pratiwi, H. (2026). Integrasi literasi digital dan self-regulated learning: Studi pada mahasiswa generasi Z. Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. https://dx.doi.org/10.26811/fze3kr41

Marwah, S. S., Sholihah, M., & Agustin, I. K. (2024). Implementasi Ta'lim Muta'allim dalam perspektif Islam modernis: Kajian pada pesantren modern. Proceedings of the UMSIDA Preprint Series. https://dx.doi.org/10.37081/ed.v11i1.4302

Maulida, F., & Rahayu, W. (2025). Strategi self-regulated learning dan kontribusinya pada prestasi akademik siswa sekolah menengah kejuruan. Cognicia: Jurnal Psikologi Pendidikan, 13(2), 201-218. https://dx.doi.org/10.22219/cognicia.v13i1.38875

Munir, A., & Azizah, N. (2023). The relevance of the Book of Ta'lim Al-Muta'allim in building Islamic learning character in the contemporary era. Al-Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam, 6(2), 145-162. https://dx.doi.org/10.57032/edukasi.v3i2.128

Nasution, W. N. (2024). Konsep metode belajar dalam Taklimul Muta'alim karya Syekh Az-Zarnuji: Relevansi dengan pembelajaran abad 21. Pase: Jurnal Kajian Keislaman dan Humaniora, 5(3), 287-304.

Nurlaila, & Hasbi, M. (2024). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam Kitab Ta'lim Muta'allim: Kajian terhadap pembentukan karakter santri milenial. Repository Universitas Muhammadiyah Surabaya. https://dx.doi.org/10.29313/bcsied.v4i1.12429

OECD. (2024). Survei Ekonomi OECD Indonesia 2024, OECD Publishing, Paris. https://doi.org/10.1787/9d9fdbd2-id.

Pintrich, P. R. (2004). A conceptual framework for assessing motivation and self-regulated learning in college students. Educational Psychology Review, 16(4), 385-407. https://doi.org/10.1007/s10648-004-0006-x

Pratama, R. A., & Wulandari, D. (2025). Membangun self-regulated learning melalui kurikulum berbasis pesantren: Studi kasus di Jawa Timur. Intelektual: Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 156-173. https://dx.doi.org/10.26623/philanthropy.v6i2.5299

Rahman, F., & Setiawan, A. (2026). The effect of self-regulated learning on students' mathematical concept understanding ability in digital learning environment. Science Heritage Journal, 10(1), 78-94. https://dx.doi.org/10.21924/chss.5.1.2025.76

Rahmawati, Y., & Sulistyowati, E. (2025). Pendidikan Islam berbasis adab dalam Kitab Ta'lim Muta'allim: Perspektif filsafat pendidikan Islam. Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 8(1), 34-52. https://dx.doi.org/10.29313/jrpai.v5i1.6626

Schunk, D. H., & Zimmerman, B. J. (Eds.). (2012). Self-regulated learning and academic achievement: Theory, research, and practice. Springer. https://dx.doi.org/10.1207/s15326985ep2501_2

Setyawan, D., & Hidayah, N. (2017). Metode belajar dalam Kitab Ta'lim Al-Muta'allim: Hafalan, pemahaman, dan munadharah sebagai strategi pembelajaran aktif. Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman, 16(1), 123-145. https://dx.doi.org/10.54371/jiip.v4i8.367

Databooks Katadata (2025). Statistik Pesantren Indonesia. 42,000 pesantren in Indonesia for 2024/2025, concentrated in Java.

Taufiq, M., & Zahro, A. (2024). Integrasi ilmu dan akhlak dalam perspektif Kitab Ta'lim Muta'allim: Relevansi bagi pendidikan Islam kontemporer. Al-Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 17(2), 89-107. https://dx.doi.org/10.59141/japendi.v6i12.8922

UNESCO. (2024). AI and technologies in education: Steering technology for education. https://dx.doi.org/10.3390/su16177262

UNESCO. (2024). Digital Learning Week 2024: Transforming education through technology and pedagogy. https://dx.doi.org/10.37934/araset.41.1.4463

Widianti, E., & Suryani, L. (2026). Trends and research landscape of innovative teaching strategies in Islamic higher education: A bibliometric analysis 2020-2025. Al-Ulya: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 67-85. https://dx.doi.org/10.3389/feduc.2024.1363132

Wulandari, A., & Setiawan, B. (2025). Trends in heutagogy research on Islamic education: Systematic literature review 2015-2024. Conciencia: Jurnal Pendidikan Islam. https://dx.doi.org/10.3389/feduc.2024.1363132

Zainuddin, M., & Rofiq, A. (2024). A systematic literature review (SLR) on Islamic education and self-regulated learning 2021–2026. Ar-Rasyid: Jurnal Pendidikan Islam. https://dx.doi.org/10.70148/rise.v2i3.1

Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64-70. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2

Unduhan

Diterbitkan

21-07-2026

Cara Mengutip

Husniah, R., Natalia, P. D., Asisah, S., & Hakim, A. (2026). Towards an Islamic Self-Regulated Learning (I-SRL) Framework: Integrating Az-Zarnuji’s Epistemology with Contemporary Learning Theory: (Menuju Kerangka Islamic Self-Regulated Learning (I-SRL): Integrasi Epistemologi Az-Zarnuji dengan Teori Pembelajaran Kontemporer). Journal of Islamic Education and Intellectual Discourse (JIED), 2(02), 210–229. https://doi.org/10.37304/jied.v2i02.26090

Terbitan

Bagian

Articles