Analysis of Islamic Religious Education in the Face of Liberalism in the Global Era
(Analisis Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Liberalisme di Era Global)
DOI:
https://doi.org/10.37304/jied.v2i01.23759Kata Kunci:
Global, Islamic Religious Education, Liberalism.Abstrak
The development of the times in the global era provides opportunities and challenges for Islamic religious education. One of the challenges is the entry of liberalism. The purpose of this research is to provide an understanding of the entry of liberalism as a result of global openness to Islamic religious education and efforts to minimize the negative impact of liberalism. The research method used is a qualitative approach to the literature study method, with data analysis techniques including the stage: data reduction, data presentation, and verification as well as drawing conclusions. Results obtained: 1) Liberalism in Islamic education should be linked to transcendental relations as the foundation and limitation of liberal action itself; 2) Liberalism has a positive impact that is momentary and a negative impact that is long-term; 3) Efforts that need to be made to minimize the negative impact of liberalism in Islamic education are the need for strategies and policies that are relevant to the needs and adjusted to the philosophical and sociological foundations of Indonesian society. Implications: the findings show the need for an affirmation between liberalism and the transcendental foundation in Islamic education and the urgency of awareness of the dualistic impact of liberalism. Conclusion: liberalism in Islamic education must be limited considering the impact it causes, so that policies that are in accordance with the needs based on the philosophical and sociological needs of the Indonesian nation are needed.
Perkembangan zaman di era global memberikan peluang dan tantangan terhadap pendidikan agama Islam. Salah satu tantangannya ialah masuknya paham liberalisme. Tujuan penelitian ini untuk memberikan pemahaman terkait masuknya paham liberalisme sebagai akibat keterbukaan global terhadap pendidikan agama Islam serta upaya untuk meminimalisir dampak negatif paham liberalisme. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif metode studi literatur, dengan teknik analisis data meliputi tahap : reduksi data, penyajian data, dan verifikasi sekaligus penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh : 1) Liberalisme dalam pendidikan Islam perlu dikaitkan dengan hubungan transendental sebagai landasan dan batasan daripada tindakan liberal itu sendiri; 2) Liberalisme memiliki dampak positif yang bersifat sesaat dan dampak negatif yang bersifat jangka panjang; 3) Upaya yang perlu dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif akibat liberalisme dalam pendidikan Islam ialah perlunya strategi dan kebijakan yang relevan dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan landasan filosofis dan sosiologis masyarakat Indonesia. Implikasi : temuan menunjukkan perlunya penegasan antara liberalisme dengan landasan transendental dalam pendidikan Islam dan urgensi kesadaran atas dampak dualistik liberalisme. Kesimpulan : liberalisme dalam pendidikan Islam harus dibatasi mengingat dampak yang ditimbulkan, sehingga diperlukan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan yang didasarkan pada filosofis dan sosiologis bangsa Indonesia.
Unduhan
Referensi
Al-Buti, M. S., & Tizini, T. (1998). Finding Islamic; Dialog tradisionalisme, liberalisme Islam. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Authar, T., AK, W. W., & Silahuddin. (2023). Liberalisme dalam filsafat pendidikan “suatu analisis ontologis, epistimologis, dan aksiologis.” Anatesa: Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 13(2). https://jurnal.stitmuabdya.ac.id/index.php/anatesa/article/view/3
Batubara, U. N., Siregar, R., & Siregar, S. (2021). Liberalisme John Locke dan pengaruhnya dalam tatanan kehidupan. Jurnal Education and Development, 9(4), 485–491. https://doi.org/https://doi.org/10.37081/ed.v9i4.3189
Departemen Agama RI. (2007). Al-Qur’an dan terjemahannya Al-Jumanatul’ali.
Fikri, M. R., Maulana, M. R., & Assadiyyah, M. A. S. (2023). Liberalisme dalam Islam menurut Tafsir Maudhu ’ i. Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, dan Akuntansi (JISMA), 2(3), 1039–1050. https://melatijournal.com/index.php/jisma/article/view/377
Hasanah, D. D., Salsabila, D. N., & Al Ghifari, H. A. (2024). What is the relationship between Islam and liberalism in the Qur’anic perspective? Bulletin of Islamic Research, 2(1), 43–58. https://doi.org/10.69526/bir.v2i1.17
Hosnan, M. (2018). Liberalisme dalam pendidikan Islam. Jurnal Institut Ilmu KeIslaman Annuqayah (INSTIKA), 1(2), 420–436.
Kurniawan, M. A., Sofwan, S., & Rusnan, R. (2023). Analisis yuridis praktik liberalisasi pendidikan sebagai implikasi diundangkannya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi. Jurnal Diskresi, 2(1). https://doi.org/10.29303/diskresi.v2i1.2829
Lisnawati. (2016). Pendidikan Islam dan liberalisme di tengah pusaran arus kapitalisme. Muta’aliyah, 1(1), 53–72. https://www.neliti.com/id/publications/181406/pendidikan-Islam-dan-liberalisme-di-tengah-pusaran-arus-kapitalisme
Luthfi, A., & Muhibbudin. (2021). Liberalisasi pemikiran Islam dan kritik terhadap Islam liberal. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 81–92. https://doi.org/10.34005/tahdzib.v4i2.1586
Mahfudhin, & Abdurrahman, M. F. (2023). Liberalisasi pendidikan Islam di Indonesia. Shibgoh: Prosiding Ilmu Pendidikan UNIDA Gontor, 1, 523. https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/shibghoh/article/view/10325
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2007). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode metode baru. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi dan judul Qualitative Data Anlysis. Universitas Indonesia Press.
Monawati, & Yamin, M. (2016). Upaya meningkatkan hasil belajar siswa melalui lesson study pada penjumlahan pecahan di Kelas IV SDN Lamsayeun. Pesona Dasar (Jurnal Pendidikan Dasar dan Humaniora), 3(4), 12–21.
Mustofa, M. (2009). Liberalisasi pendidikan tinggi Islam di Indonesia (Studi Kasus Pengembangan IAIN). Tadris, 4(1), 71–90. http://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/tadris/article/view/245
Nur, M. T. (2009). Liberalisasi pendidikan: Sebuah wacana kontroversial. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.26418/jvip.v1i1.41
O’neil, W. F. (2002). Ideologi-ideologi pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Pemerintah Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. In Sekretariat Negara.
Rahmatia, S. R. D. (2022). Konsep pendidikan humanisme dalam pengembangan pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Ar-Rashid, 7(1), 1–9.
Raikhan, R. (2021). Liberalisme dan kesadaran naif; Studi kritis pemikiran pendidikan John Locke dan John Dewey. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 101–112. https://doi.org/10.58518/darajat.v4i2.812
Sadullah, U. (2015). Pengantar filsafat pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sari, F., & Rahma, F. I. (2023). Pendidikan agama Islam dan paham keagamaan aktual (fundamentalisme, radikalisme, sekularisme dan liberalisme). Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2(3), 95–102. https://doi.org/10.59086/jkip.v2i3.190
Shafie, A. B., & Wahab, M. R. (2022). Pendekatan liberal terhadap Islam dan percanggahannya dengan manhaj ahli sunnah waljamaah. Jurnal Islam dan Masyarakat Kontemporari, 23(1), 172–184.
Sirajudin. (2022). Corak pemikiran pengusung liberalisme di Indonesia. Al-Amin: Kajian Pendidikan dan Kemasyarakatan, 7(2), 194–212. https://doi.org/10.54723/jurnalala min.v7i02.248
Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, r&d dan penelitian pendidikan) (A. Nuryanto (Ed.); 3 ed.). Alfabeta.
Suriyati, Hasmiati, Jamaluddin, & P, S. (2022). Pendidikan liberalisme dalam tinjauan filsafat pendidikan Islam. Al asma : Journal of Islamic Education, 4(2), 138–146. https://doi.org/10.24252/asma.v4i2.31235
Suyatno. (2012). Dekonstruksi pendidikan Islam sebagai subsistem pendidikan nasional. Jurnal Pendidikan Islam, I(121–138). https://doi.org/10.14421/jpi.2012.11.121-138
Sya’ban, A. F. M. N., Munawar, A., Izzani, A. A., & Muhyi, A. A. (2024). Islam dan liberalisme. Mushaf Journal: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis, 4(2), 164–172. https://doi.org/10.1080/09557571.2015.1058062
Temon Astawa, I. N. (2016). Teori - teori dalam dunia pendidikan modern. Jurnal Penjaminan Mutu, 1(1), 67. https://doi.org/10.25078/jpm.v1i1.40
The oxford reference dictionary (Second edition ed.). (1996). NewYork: Oxford University Press.
Tolchah, M. (2016). Pendidikan dan faham liberalisme. At-Ta’dib, 3(2), 163–178. https://doi.org/10.21111/at-tadib.v3i2.563
Wahono, F. (2001). Kapitalisme pendidikan: Antara kompetisi dan keadilan (Cetakan Ke-2). Yogyakarta: Insist Press.
Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dodoh Siti Saadah, Syahidin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author retains full copyright over his/her work. The article is licensed under: Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). This license permits others to copy, distribute, display, and create derivative works, provided they acknowledge the author(s) and the source of the original publication.


















