Religious Moderation to Build Generation Z Tolerance in the Social Media Era

(Moderasi Agama untuk Membangun Toleransi Generasi Z di Era Media Sosial)

Penulis

  • Nahdah Faizah Harahap UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Nurhayati Universitas Wirahusada Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37304/jied.v2i02.23886

Kata Kunci:

religious moderation, Generation Z, tolerance, social media, digital literacy.

Abstrak

The expansion of social media has reshaped the religious life of Generation Z by influencing how they understand faith, construct identity, and respond to religious diversity. In this digital environment, religious messages spread rapidly and are often mixed with intolerance, hate speech, and radical narratives. Although previous studies have discussed religious moderation broadly, limited attention has been given to its integration with moderate digital literacy, creative religious content, and institutional collaboration in strengthening youth tolerance online. Purpose: This study aims to examine religious moderation as a strategic approach to building Generation Z's tolerance in the social media era. Method: Using a literature review method, this study analyzes scholarly articles, books, and academic documents related to religious moderation, Generation Z, digital literacy, social media, and tolerance. Findings: The findings show that religious moderation can be strengthened through three main strategies: developing critical and moderate digital literacy, producing creative and inclusive religious content, and encouraging collaboration among educational institutions, religious leaders, government agencies, and digital communities. Novelty: The novelty of this study lies in its integrative perspective that connects religious moderation with digital literacy and collaborative religious education in digital spaces. Implication: This study implies that religious moderation should be institutionalized in educational policy, digital literacy programs, and curriculum development to foster an inclusive, tolerant, and resilient Generation Z.

Perkembangan media sosial telah membentuk kembali kehidupan keagamaan Generasi Z dengan memengaruhi cara mereka memahami agama, membangun identitas, dan merespons keberagaman. Dalam lingkungan digital ini, pesan-pesan keagamaan menyebar cepat dan sering bercampur dengan intoleransi, ujaran kebencian, serta narasi radikal. Meskipun penelitian sebelumnya telah banyak membahas moderasi beragama secara umum, kajian yang mengintegrasikan moderasi beragama dengan literasi digital moderat, konten keagamaan kreatif, dan kolaborasi antar-lembaga dalam memperkuat toleransi generasi muda di ruang digital masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengkaji moderasi beragama sebagai pendekatan strategis dalam membangun toleransi Generasi Z di era media sosial. Metode: Dengan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis artikel ilmiah, buku, dan dokumen akademik terkait moderasi beragama, Generasi Z, literasi digital, media sosial, dan toleransi. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa moderasi beragama dapat diperkuat melalui tiga strategi utama, yaitu literasi digital kritis dan moderat, konten keagamaan kreatif dan inklusif, serta kolaborasi antara lembaga pendidikan, tokoh agama, pemerintah, dan komunitas digital. Kebaruan: Kebaruan kajian ini terletak pada perspektif integratif yang menghubungkan moderasi beragama dengan literasi digital dan pendidikan keagamaan kolaboratif di ruang digital. Implikasi: Implikasinya, moderasi beragama perlu dilembagakan dalam kebijakan pendidikan, program literasi digital, dan pengembangan kurikulum untuk membentuk Generasi Z yang inklusif, toleran, dan tangguh.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
##doi.editor.displayName##: 10.37304/jied.v2i02.23886 DOI URL: https://doi.org/10.37304/jied.v2i02.23886
Lihat: 0 | ##article.downloads##: 0

Referensi

Agusta, E. S. (2024). Pemanfaatan literasi digital keagamaan dalam menumbuhkan sikap moderasi beragama siswa. Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan, 21(1), 1-9. https://dx.doi.org/10.54124/jlmp.v21i1.125

Armiah, Hasanah, R., Falikhah, N., & Khodijah, S. (2023). Moderasi di ruang digital: Studi netnografi dalam postingan akun Gus Baha, Ma'ruf Khozin, Ilham Humaidi. Pena Cendekia Pustaka.

Azizah, M., Tumanggor, R. O., Hayfatunisa, G., Andriyani, A., Niziliani, S., & Natahsya, A. (2024). Peran media sosial dalam membentuk sikap moderasi beragama pada Generasi Z. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(4), 16205-16210. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i4.37412

Daud, S. M., & Bafadhal, M. I. (2023). Penguatan moderasi beragama di media sosial dalam melawan radikalisme online. Indonesian Journal of Islamic Education and Local Culture, 1(2), 75-86. http://dx.doi.org/10.22437/ijielc.v1i2.30768

Edi, R. N., Pradikta, H. Y., & Normasyhuri, K. (2024). Fostering religious moderation in Generation Z: The impact of cultural environment and social media. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 9(2). http://dx.doi.org/10.25217/jf.v9i2.4925

Harahap, N. F. (2025). Internalization of Gender Equality Values through Character Education in Elementary Schools. 7(December). https://doi.org/10.29300/hawapsga

Hidayah, A. R., & Nur, M. A. (2024). Analisis tantangan moderasi beragama di era digital melalui perspektif teori filter bubble dan echo chamber. Jurnal Sosial Humaniora, 17(2), 150-160. https://dx.doi.org/10.12962/j24433527.v17i2.22119

Iswanto, A. (Ed.). (2021). Moderasi beragama di media sosial: Panduan untuk guru/pembimbing dan Gen Z. Arti Bumi Intaran.

Maknun, M. L., Kurniawan, S., & Wahyudi, W. E. (Eds.). (2023). Moderasi beragama: Akar teologi, nalar kebudayaan, dan kontestasi di ruang digital. Penerbit BRIN. https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/904

Mandala, I., Witro, D., & Juraidi. (2024). Transformasi moderasi beragama berbasis digital 2024: Sebagai bentuk upaya memfilter konten radikalisme dan ekstremisme di era disrupsi. Jurnal Bimas Islam, 17(1), 127-160. https://dx.doi.org/10.37302/jbi.v17i1.1242

Monita, D., & Hasan, M. F. (2025). Moderasi beragama dalam lensa Generasi Z dan Alpha. AMS Pustaka.

Mualim. (2024). The moderating role of religious moderation in shaping tolerance attitudes among Generation Z in the digital religious landscape. Khazanah Theologia, 6(2), 71-84. https://dx.doi.org/10.15575/kt.v6i2.45238

Mustakimah, L., & Rosyad, R. (2023). Pesan moderasi beragama akun Instagram @Mubadalah.ID dalam mencegah radikalisme di media sosial. Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama, 3(2), 181-193. https://dx.doi.org/10.32332/moderatio.v3i2.7369

Pute, J. P., Alferdi, & Lilo, D. D. (2023). Revitalisasi moderasi beragama melalui pemanfaatan literasi digital oleh Gen-Z. Masokan: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 3(1), 44-59. https://dx.doi.org/10.34307/misp.v3i1.108

Putri, N. W. (2023). Implementasi moderasi beragama di era digital pada Generasi Z sebagai upaya preventif intoleran di Indonesia. Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama, 3(2), 142-152. https://dx.doi.org/10.30984/pp.v26i2.2126

Tinggi, S., Syariah, I., Khotimah, H., & Kuningan, S. (2024). The Moderating Role of Religious Moderation in Shaping Tolerance Attitudes among Generation Z in the Digital Religious Landscape Abstrak. 6(2), 71–84. https://doi.org/10.15575/kt.v6i2.45238

Unduhan

Diterbitkan

03-07-2026

Cara Mengutip

Harahap, N. F., & Nurhayati, N. (2026). Religious Moderation to Build Generation Z Tolerance in the Social Media Era: (Moderasi Agama untuk Membangun Toleransi Generasi Z di Era Media Sosial). Journal of Islamic Education and Intellectual Discourse (JIED), 2(02), 168–177. https://doi.org/10.37304/jied.v2i02.23886

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.